Postingan

Coenobita cavipes (Kelomang Coklat)

Coenobita cavipes merupakan salah satu spesies dari genus Coenobita . Identifikasi Identik dengan tubuhnya yang berwarna coklat, serta kaki-kakinya yang panjang dan ramping. NAMA ILMIAH Scientific name Coenobita cavipes (Stimpson, 1858) ETIMOLOGI Etymology Concave : cekung INDONESIA Indonesian Kelomang coklat INGGRIS English Brown land hermit crab NAMA LAIN Other names - KARAKTERISTIK Characteristics TANGKAI MATA Eyestalks Memiliki bentuk yang pipih Warna tangkai mata umumnya gelap dan menutupi seluruh permukaan; atau hanya di bagian bawah tangkai pada kelomang yang berukuran lebih kecil SEPIT Chelipeds Tidak memiliki longitudinal ridge pada sepit besar Terdapat sekumpulan setae di bagian tepi depan pada kedua sepit SUNGUT DALAM 1st pair antenna Oranye hingga coklat kemerahan SUNGUT LUAR ...

Pertolongan Pertama saat Dicapit Kelomang Darat

Bagaimana cara melepas capitan kelomang darat? Tercapit kelomang darat merupakan resiko yang mungkin akan dialami setiap pemeliharanya. Sebagian orang umumnya akan panik dan menarik paksa kelomang yang mencapitnya agar lepas. Ketika tidak berhasil, ada pula yang tanpa pikir panjang memotong sepit kelomang tersebut. Padahal, jika saja mereka mau mencari tahu caranya; melepas capitan kelomang darat tidak sepantasnya dilakukan dengan demikian. Baca juga: Mengenal Kelomang Darat (Land Hermit Crab) Panduan Lengkap, Cara Memelihara Kelomang Darat Cara Melepas Capitan Kelomang Darat Agar kelomang darat melepaskan capitannya, usahakan untuk tidak panik dan tidak menariknya secara paksa. Semakin ditarik, maka semakin kuat capit tersebut menggigiti kulit. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk melepas capitan tersebut: Metode Pertama Letakan tangan atau bagian yang dicapit di permukaan yang datar; misalnya lantai atau permukaan crabitat . Tunggu beberapa saat hingga keloman...

Membudidayakan Kelomang Darat (Umang-umang)

Budi daya kelomang darat, bagaimana caranya? Kelomang darat ( umang-umang ) merupakan hewan kecil bercangkang yang biasanya dijual di sekitar sekolah dasar dan pasar tradisional. Harganya yang relatif murah membuat kelomang darat cepat populer di kalangan anak-anak. Sayangnya, kelomang darat sering kali mati dalam hitungan hari setelah dipelihara. Hal ini disebabkan karena jual beli kelomang darat dilakukan tanpa diimbangi dengan edukasi yang tepat. Jika dibiarkan, tidak akan butuh waktu yang lama untuk membuat kelomang darat terancam dari kepunahan, menghilang dari seluruh kepulauan Indonesia. Baca juga: Mengenal Kelomang Darat (Land Hermit Crab) Panduan Lengkap, Cara Memelihara Kelomang Darat Faktanya, seluruh kelomang yang dijual merupakan hasil tangkapan dari alam liar. Budi daya kelomang atau pengembangbiakannya secara buatan masih sulit untuk dilakukan. Kelomang darat hanya bisa bereproduksi dengan baik di habitatnya, itu pun membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk me...

Mencegah Perebutan Cangkang pada Kelomang Darat

Ada kalanya kelomang berkelahi satu sama lain untuk memperoleh cangkang baru. Terjadinya perebutan tersebut tidak hanya sebatas pada cangkang yang masih kosong saja, cangkang yang masih digunakan oleh seekor kelomang pun menjadi perebutan oleh kelomang lainnya.  Perebutan cangkang biasanya terjadi antara kelomang yang ukuran tubuhnya sama. Ketika kelomang saling bertemu, perebutan cangkang bisa saja terjadi. Salah satu kelomang akan menyerang, dan salah satunya akan bertahan, menarik masuk tubuhnya ke dalam cangkang. Kejadian ini mirip seperti perkelahian, kelomang yang diserang sering kali mengeluarkan suara kerik ( chirping ) saat perebutan berlangsung. Baca juga: Chirping (Suara Kerik) pada Kelomang Darat Kelomang yang memulai perebutan akan menarik paksa kelomang yang bertahan di dalam cangkang incarannya. Jika bersikukuh bertahan, kelomang akan mengalami cacat eksoskeleton akibat serangan tersebut, putusnya kaki dan capit, atau yang terburuk adalah kematian. ...

Chirping (Suara Kerik) pada Kelomang Darat

Gambar
Chirping adalah istilah yang digunakan saat kelomang darat mengeluarkan suara kerik (seperti pada jangkrik). Dalam bahasa Indonesia, chirping berarti mencicit. Chirping biasanya terjadi di saat kelomang darat merasa terancam, misalnya: diserang kelomang lain,  diinjak atau dinaiki cangkangnya, dipegang oleh manusia, saat adaptasi dengan lingkungan baru. Namun, chirping tidak selalu terjadi karena beberapa faktor tersebut. Selama kelomang tidak merasa terancam maupun terganggu dengan hal-hal di sekitarnya, mereka tidak akan mengeluarkan suara kerik ( chirp ). Video Kelomang Darat Bersuara Kerik Saat mengalami stres, kelomang akan melakukan chirping dan menjadi lebih protektif. Hal ini biasanya dapat dibuktikan pada kelomang yang baru saja diadopsi, atau sebelumnya telah mengalami beberapa hal buruk saat pengiriman atau saat penangkaran. Untuk menghindari resiko tercapit sebaiknya hindari untuk meletakan kelomang tersebut di telapak tangan, sebab beberapa kelom...

Memandikan Kelomang Darat

Memandikan kelomang darat merupakan hal yang cukup beresiko, terutama jika dilakukan tanpa pengetahuan dasar mengenai pemeliharaannya. Kelomang darat sejatinya tidak dapat bernafas dengan baik di dalam air. Mereka akan mati jika tenggelam dalam waktu yang cukup lama. Uniknya, walaupun merupakan spesies darat, mereka tidak dapat benar-benar terlepas dari akses air. Di alam liar, kelomang betina akan mendatangi tepi pantai atau sungai untuk melepaskan telur-telur kelomang.  Beberapa spesies darat pun memiliki kebiasaan berendam; baik di air laut maupun air tawar. Kebiasaan berendam ini biasanya terkait dengan cadangan air yang tersimpan di dalam cangkangnya. Berendam juga bertujuan untuk menjaga kelembapan insang dan membuatnya tetap bersih. Boleh atau tidak? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Anda sebaiknya tahu sisi positif dan negatif yang diperoleh dari memandikan kelomang darat. 1. Sisi positif atau manfaat memandikan kelomang a. Menyingkirkan kutu-ku...

Tips Memilih Cangkang untuk Kelomang Darat

Tidak semua cangkang siput (keong) dapat digunakan oleh kelomang darat. Bahkan setiap spesiesnya memiliki ketertarikan yang berbeda terhadap jenis cangkang yang akan mereka gunakan. Jika cangkang yang disediakan tak kunjung digunakan dalam waktu yang lama, bisa jadi karena pilihan tersebut kurang tepat atau memang tidak disukai oleh spesies kelomang yang dipelihara. Untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut, pelajarilah beberapa tips berikut. 1) Kenali spesies kelomang yang Anda pelihara Sangatlah penting untuk mengetahui jenis kelomang yang Anda pelihara. Setiap spesies memiliki tingkah laku dan kebutuhan yang berbeda. Dalam memilih cangkang misalnya, C. violascens cenderung menyukai cangkang yang berulir panjang, sementara beberapa spesies lainnya menyukai yang berulir pendek. 2) Carilah cangkang dari keluarga atau jenis siput yang sama dengan cangkang yang sedang dikenakan kelomang Pemula tentunya akan kesulitan untuk membedakan jenis cangkang yang disukai kelo...