Postingan

Tips Membersihkan dan Merawat Cangkang Gastropoda

Dalam memelihara kelomang darat, pastinya tidak akan terlepas dari yang namanya cangkang gastropoda. Agar perutnya yang lunak dapat terlindungi, cangkang gastropoda sangatlah dibutuhkan kelomang dalam kelangsungan hidupnya. Oleh sebab itu, pecinta kelomang pun diharuskan untuk memiliki wawasan lebih mengenai cangkang dari hewan bertubuh lunak tersebut. Salah satu hal dasar yang perlu diketahui, yaitu cara merawat dan membersihkan cangkang gastropoda. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dicoba: Membersihkan bagian dalam cangkang Sisa-sisa bangkai hewan; baik moluska pemilik cangkang maupun abdomen kelomang mati sering kali menjadi masalah saat membersihkan cangkang. Adapun cara mengatasinya, yaitu: Letakkan cangkang di dalam crabitat , kelomang akan terpancing dengan aroma bangkai tersebut untuk dimakan dan membersihkannya secara tidak langsung. Letakkan cangkang di bawah terik sinar matahari, biarkan semut berdatangan untuk membersihkan sisa bangkai tersebut. Jika tidak ...

Warna Eksoskeleton Kelomang Darat

Kelomang darat merupakan salah satu krustasea yang memiliki varian spesies cukup beragam; salah satu di antaranya seperti kelomang stroberi ( Coenobita perlatus ) merupakan spesies yang seringkali diminati karena keindahan warnanya. Eksoskeleton merahnya dapat dengan mudah menarik minat para pemula yang ingin mencoba memelihara kelomang darat. Akan tetapi ada satu hal yang perlu diketahui terkait warna indah pada eksoskeleton kelomang darat; baik kelomang stroberi maupun spesies kelomang darat lainnya, yaitu warna tersebut akan berubah! Warna eksoskeleton kelomang darat akan berubah seiring dengan terjadinya proses ekdisis ( molting ). Kelomang darat yang dipelihara di dalam crabitat , seringkali mengalami pemudaran warna. Hal ini dapat dengan mudah dibuktikan pada kelomang stroberi berwarna gelap gosong yang populer disebut dengan sebutan dark perlatus atau black perlatus . Kelomang stroberi berwarna hitam ini akan mengalami pemudaran warna, menjadi tidak hitam lagi pasca terjadin...

Tips Mencari Kelomang yang Hilang

Kelomang darat merupakan hewan yang sangat pandai dalam bersembunyi, baik di alam liar maupun di dalam crabitat . Bahkan tidak jarang pula, kelomang peliharaan keluar dari kandangnya dan menghilang tanpa jejak. Kejadian seperti ini mungkin terasa sepele, namun tidak ada salah jika Anda mengetahui beberapa tips berikut untuk menemukan kembali kelomang yang belum lama menghilang. Pastikan kelomang tidak bersembunyi di dalam crabitat Jika kelomang tiba-tiba menghilang dan tidak muncul dalam beberapa hari, bisa jadi kelomang tersebut sedang mengubur diri di dalam substrat (biasanya di bawah bebatuan, di bawah tempat minum, dll.). Periksalah setiap sudut crabitat , jika dapat diasumsikan bahwa tidak ada celah untuk kelomang kabur, maka bersabarlah untuk menunggu kelomang keluar dari persembunyiannya. Periksalah setiap sudut ruangan Jika kelomang dipelihara di dalam ruangan, maka periksalah setiap sudut ruangan; terutama di bawah kolong atau tempat-tempat gelap. Periksalah kamar ma...

Perbedaan Kelomang Darat dan Kelomang Laut

Umumnya, masyarakat awam hanya mengenal sebutan kelomang atau umang-umang pada hewan kecil bercangkang yang sering dijual kepada anak-anak. Padahal, berdasarkan tempat hidupnya, kelomang diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yaitu kelomang darat dan kelomang laut. Apa perbedaan kelomang darat dan kelomang laut? Seperti namanya, kelomang darat hidup di daratan seperti pesisir pantai sedangkan kelomang laut hidup di dalam air laut. Keduanya pun tidak dapat hidup di alam yang berlawanan; kelomang darat akan mati jika tenggelam di dalam air, seperti halnya kelomang laut akan mati jika berada cukup lama di daratan. Bagaimana cara membedakannya? Kelomang darat hidup di pesisir pantai; agak jauh dari pasang surut air laut. Kelomang darat sering kali bersembunyi di dalam pasir, bebatuan, dan ranting tumbuhan hingga malam tiba. Mereka hanya akan mendekati air laut pada saat minum, mengisi persediaan air di dalam cangkang dan saat pelepasan telur-telurnya. Secara fisik, kelomang darat memil...

Fungsi Capit pada Kelomang Darat

Kelomang, baik spesies darat dan spesies laut memiliki sepasang capit. Capit tersebut terdiri dari sebuah capit besar dan sebuah capit kecil. Masing-masing dari capit tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Capit besar berfungsi sebagai pertahanan yang dapat diandalkan saat kelomang bersembunyi di dalam cangkangnya. Capit besar dapat menutup lubang masuk cangkang, sehingga kelomang dapat mempertahankan diri dan cangkang yang dikenakan dari kelomang lain yang ingin merebutnya. Capit besar juga berfungsi untuk memegang makanan. Capit kecil berfungsi untuk meraih, menyobek dan memasukan makanan ke dalam mulut kelomang. Capit kecil lebih sering digunakan untuk mengambil objek-objek kecil yang tidak dapat diraih oleh capit besar; misalnya saat membersihkan kotoran yang ada di dalam cangkang kosong yang baru ditemui. Umumnya, capit kiri merupakan capit besar dan capit kanan merupakan capit kecil. Namun tidak menutup kemungkinan untuk kondisi sebaliknya. Hal ini dikarenakan posisi kedua...

Tips Merawat Kelomang Darat yang Tidak Sehat

Pada dasarnya, kelomang yang sudah tidak sehat hampir mustahil untuk bisa pulih kembali. Meskipun dirawat dengan sangat baik di dalam crabitat , jarang sekali ada kelomang yang kondisinya dapat kembali membaik. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa kelomang bukanlah hewan yang bisa dirawat secara berlebihan; semakin sering disentuh oleh tangan manusia, kelomang akan semakin stres. Namun, bukan berarti kita dapat begitu saja melepas tanggung jawab pemeliharaan tanpa melakukan tindakan yang berarti demi pulihnya kelomang kesayangan. Perlu diketahui sebelumnya, kelomang yang tidak sehat cukup sulit untuk diidentifikasi penyebab sakitnya. Satu-satunya cara termudah untuk membantu proses pemulihan adalah dengan mengidentifikasi kondisi crabitat dan cara merawat kelomanng tersebut. Berikut adalah daftar kondisi yang mungkin terjadi: Bagaimana pemeliharaan sebelumnya? Kelomang yang dibeli dari pedagang yang tidak berpengalaman dalam memelihara kelomang seringkali didapati dalam keadaan...

Perbedaan Kelomang Jantan dan Betina

Sejauh ini, mengetahui jenis kelamin jantan dan betina pada kelomang darat merupakan hal yang belum begitu bermanfaat. Memilih kelomang darat berdasarkan jenis kelaminnya pun bukanlah sesuatu yang begitu penting untuk para pemula. Hal ini dikarenakan seluruh kelomang yang diperjualbelikan saat ini merupakan hasil tangkapan alam liar dan belum bisa dibudidayakan. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika mempelajari perbedaan keduanya untuk menambah wawasan dan kepedulian terhadap populasi kelomang darat, khususnya di Indonesia. Bagaimana cara membedakan kelomang jantan dan betina? Adapun cara termudah untuk mengetahui jenis kelamin pada kelomang darat, yaitu pada kelomang betina, di bagian bawah dekat pangkal kaki belakang terdapat sepasang pori genital berbentuk seperti tanda titik yang disebut gonopores . Organ ini tidak dimiliki oleh kelomang jantan. Apa manfaat dari informasi ini? Penting sekali untuk diketahui bahwa kelomang darat belum bisa berkembangbiak dengan baik di dalam cra...

Umur Kelomang Darat

Kelomang darat dipastikan memiliki umur hingga puluhan tahun. Tidak banyak orang yang mengetahui hal tersebut, masyarakat awam menganggapnya sebagai hewan yang cepat mati. Adalah hal yang wajar jika demikian yang terjadi, sebab kelomang seringkali diperjualbelikan secara sembarangan tanpa adanya edukasi pemeliharan. Berapa lama umur hidup kelomang? Hingga saat ini, jangka waktu terlama untuk kelomang yang berhasil dipelihara di dalam crabitat adalah 40 tahun, pastinya lebih lama lagi jika diakumulasi dengan jangka waktu hidup kelomang saat masih di habitatnya. Seorang pecinta kelomang bernama Carol Ann Ormes berhasil membesarkan kelomang tersebut dari tahun 1976. Bagaimana cara mengetahui umur kelomang? Sangat sulit untuk mengetahui umur seekor kelomang yang masih hidup secara pasti. Akan tetapi umur kelomang masih dapat diprediksi kisarannya dengan cara membandingkan ukuran tubuhnya, itu pun tidak benar-benar efektif karena bisa jadi kelomang mengalami penyusutan anggota tubuh ...

Tips Aman Bermain dengan Kelomang Darat

Kelomang darat atau lebih akrab disebut umang-umang; merupakan hewan kecil yang cukup populer di kalangan anak-anak. Sebagian masyarakat menganggap hewan kecil ini begitu unik dan menggemaskan, sehingga tak jarang para orang tua pun menjadikan kelomang sebagai hewan peliharaan untuk buah hatinya. Tetapi perlu diketahui bahwa pada dasarnya kelomang bukanlah hewan yang dapat dipegang dalam jangka waktu yang lama. Selain resiko kelomang mengalami stres, capit kelomang pun merupakan hal yang patut untuk selalu diwaspadai, baik oleh anak-anak maupun oleh orang dewasa. Agar terhindar dari hal tersebut, pahamilah beberapa poin berikut: Jangan pernah memegang kelomang jika merasa ragu Memaksakan diri untuk bisa memegang kelomang merupakan hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Orang yang takut atau ragu-ragu dalam melakukannya seringkali melakukan tindakan yang cukup fatal; melempar dan menjatuhkan kelomang. Jangan berikan pada anak kecil yang belum bisa mengerti Anak-anak yang masih ...

Mengenal Substrat pada Crabitat Kelomang Darat

Gambar
Apa itu substrat? Substrat adalah istilah untuk media yang digunakan sebagai dasar (alas) yang menutupi permukaan crabitat atau kandang kelomang. Substrat umumnya berupa pasir pantai, atau dengan campuran gambut kelapa; bertujuan mereplika habitat kelomang darat di pesisir pantai. Apa fungsinya? Secara garis besar, substrat berfungsi sebagai tempat kelomang bersembunyi, beristirahat, menjaga suhu tubuh dan berlindung saat ekdisis ( molting ). Video Kelomang Darat Mengubur Diri Mengapa harus bersubstrat? Perlu diketahui bahwa penggunaan substrat dalam memelihara kelomang darat adalah wajib. Kombinasi pasir dan gambut kelapa adalah media yang paling umum digunakan karena sesuai sebagai replika habitat aslinya dan memiliki kegunaan sebagai berikut: Pasir atau dengan gambut kelapa memiliki daya resap air yang cukup baik, sehingga dapat meminimalisir terjadinya becek pada permukaan crabitat ; baik akibat rembes air dari kolam atau tempat minum, maupun tumpahan cadangan air dari...

Kendala dalam Membudidayakan Kelomang Darat

Dalam praktiknya, melakukan breeding pada kelomang darat (umang-umang) merupakan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Tidak semudah teori-teori yang terpapar di berbagai literatur, breeding pada kelomang darat nyatanya memiliki banyak sekali kendala. Belum diketahui secara pasti bagaimana cara mengawinkan kelomang jantan dan betina; dalam hal ini yaitu faktor yang membuat keduanya kawin. Telur-telur kelomang seringkali membusuk sebelum dilepaskan; atau pun dilepaskan di tempat yang tidak semestinya. Setiap spesies kelomang darat memiliki jumlah fase larva ( stage ) yang berbeda sebelum mencapai bentuk sempurnanya. Sulitnya memperoleh cangkang gastropoda ukuran mikro; terutama dalam jumlah ratusan hingga ribuan. Membutuhkan penangkaran yang luas jika berhasil. Bayi-bayi kelomang yang telah mendarat membutuhkan perlakuan yang berbeda dari kelomang pada umumnya yang sudah layak pelihara; mereka mudah sekali mati oleh banyak faktor. Molting seringkali gagal jika kondisi c...

Penanganan & Perawatan Setelah Molting pada Kelomang Darat

Setelah melepas eksoskeleton lamanya, kelomang darat masih mengalami masa rentan hingga eksoskeleton barunya benar-benar mengeras. Dalam fase tersebut, sebenarnya tidak diperlukan perlakuan khusus terhadap kelomang. Terutama jika molting terjadi secara normal di dalam substrat, sangat tidak disarankan untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu kelomang tersebut. Namun, ada beberapa kondisi di mana kelomang harus segera mendapat tindakan yang tepat; misalnya ketika secara tidak sengaja menemukan kelomang yang sedang molting saat membongkar crabitat , atau pun jika kelomang mengalami surface molting di antara kawanannya. Kelomang tersebut haruslah dipisah, dikarantina dalam crabitat khusus. Adapun kondisi crabitat khusus yang dimaksud, yaitu: Crabitat hanya boleh dihuni oleh satu kelomang saja. Tujuannya untuk mengurangi salah satu aspek penyebab kematian kelomang pasca- molting , yaitu perebutan cangkang. Dalam fase pemulihan, kelomang menjadi sangat lemah dan seringkal...

Klasifikasi Kelomang dan Keong, Dua Jenis Hewan yang Berbeda

Apa perbedaan antara kelomang dan keong? Sebagian besar masyarakat Indonesia masih merasa asing dengan istilah "Kelomang"; hewan kecil seperti kepiting yang seringkali dijual di sekolahan, mengenakan cangkang yang bentuknya beraneka ragam dan harganya relatif murah. Orang-orang biasanya lebih mengenal hewan ini sebagai umang-umang, sayangnya tidak sedikit pula orang yang masih salah kaprah menyebutnya sebagai "Keong". Baca juga: Panduan Lengkap, Cara Memelihara Kelomang Darat Makanan Kelomang Darat Kelomang dan keong adalah berbeda! Sebenarnya, kelomang dan keong adalah hewan yang berbeda. Terjadinya kekeliruan pada kedua hewan tersebut biasanya disebabkan karena mereka sama-sama mengenakan cangkang. Apa yang membedakan? Jika digolongkan, klasifikasi kelomang adalah krustasea, sedangkan keong adalah moluska. Berikut definisi krustasea dan moluska menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): krustasea n Bio binatang air yang berkulit keras, ...

Sistem Pernapasan Kelomang Darat

Kelomang darat sejatinya bernapas menggunakan insang yang termodifikasi, bukan paru-paru. Insang tersebut telah beradaptasi untuk bernapas di daratan dengan memanfaatkan kelembapan udara. Tanpa kelembapan yang sesuai, kelomang darat akan mati karenanya. Insang kelomang darat teletak di kedua sisi samping toraks bagian belakang, tepatnya di atas sendi kedua kaki jalan. Insang tersebut biasanya tertutupi oleh cangkang, sehingga jarang sekali nampak jika tidak dilihat dengan saksama. Walaupun kelomang bernapas dengan insang, setelah hidup di daratan mereka tidak lagi dapat bernapas dengan baik di dalam air. Kelomang yang telah mendarat akan menjadi lemas dan mati jika tenggelam dalam waktu yang cukup lama. Meski tak dapat hidup di dalam air, kelomang darat masih membutuhkannya seperti layaknya mahluk hidup lain. Kelomang darat membutuhkan air untuk minum, membasahi insang, berendam dan menyimpannya sebagai cadangan air di dalam cangkang keong. Sebagai krustasea, kelomang ...

Autotomi, Penyebab Putusnya Kaki pada Kelomang Darat

Autotomi memiliki arti pemutusan salah satu bagian tubuh pada hewan. Autotomi umumnya ditemui pada cicak, yaitu pada saat mereka memutus ekornya untuk mengecoh hewan lain yang sedang mengancam. Dalam autotomi, organ yang diputus biasanya akan tumbuh kembali setelah beberapa waktu. Autotomi dilakukan oleh binatang itu sendiri, disebabkan faktor tertentu dan dengan suatu tujuan. Autotomi juga dapat dilakukan oleh kelomang darat. Pada kelomang, organ yang diputus biasanya sepit dan kaki jalan. Apa penyebabnya? Ada tiga faktor yang dapat memicu kelomang darat melakukan autotomi: 1) Sakit / Stres Kelomang yang mengalami stres karena pemeliharaan yang tidak tepat, seperti; ditumpuk layaknya kerikil, kandang yang terlalu penuh, atau tidak diberikan substrat yang layak untuk mengubur diri cenderung akan mengalami autotomi. Seluruh kaki jalan dan sepit akan rontok satu per satu dengan pasti sebelum akhirnya kelomang mati. Dalam kasus ini, autotomi merupakan penanda bahw...

Coenobita lila (Kelomang Blueberry)

Coenobita lila merupakan salah satu spesies dari genus Coenobita . Identifikasi Identik dengan tubuhnya yang berwarna ungu, serta tangkai matanya yang pipih dan tebal. NAMA ILMIAH Scientific name Coenobita lila (Rahayu, Shih & Ng, 2016) ETIMOLOGI Etymology Lilac : berwarna lila / ungu muda INDONESIA Indonesian Kelomang blueberry INGGRIS English Indonesian blueberry land hermit crab NAMA LAIN Other names - KARAKTERISTIK Characteristics TANGKAI MATA Eyestalks Memiliki bentuk yang pipih Terdapat warna hitam pada bagian bawah tangkai mata SEPIT Chelipeds Tidak memiliki longitudinal ridge pada sepit besar Terdapat sekumpulan setae di bagian tepi depan pada kedua sepit SUNGUT DALAM 1st pair antenna Oranye hingga coklat kemerahan SUNGUT LUAR 2nd pair antenna Coklat VARIAN ...

Coenobita cavipes (Kelomang Coklat)

Coenobita cavipes merupakan salah satu spesies dari genus Coenobita . Identifikasi Identik dengan tubuhnya yang berwarna coklat, serta kaki-kakinya yang panjang dan ramping. NAMA ILMIAH Scientific name Coenobita cavipes (Stimpson, 1858) ETIMOLOGI Etymology Concave : cekung INDONESIA Indonesian Kelomang coklat INGGRIS English Brown land hermit crab NAMA LAIN Other names - KARAKTERISTIK Characteristics TANGKAI MATA Eyestalks Memiliki bentuk yang pipih Warna tangkai mata umumnya gelap dan menutupi seluruh permukaan; atau hanya di bagian bawah tangkai pada kelomang yang berukuran lebih kecil SEPIT Chelipeds Tidak memiliki longitudinal ridge pada sepit besar Terdapat sekumpulan setae di bagian tepi depan pada kedua sepit SUNGUT DALAM 1st pair antenna Oranye hingga coklat kemerahan SUNGUT LUAR ...

Pertolongan Pertama saat Dicapit Kelomang Darat

Bagaimana cara melepas capitan kelomang darat? Tercapit kelomang darat merupakan resiko yang mungkin akan dialami setiap pemeliharanya. Sebagian orang umumnya akan panik dan menarik paksa kelomang yang mencapitnya agar lepas. Ketika tidak berhasil, ada pula yang tanpa pikir panjang memotong sepit kelomang tersebut. Padahal, jika saja mereka mau mencari tahu caranya; melepas capitan kelomang darat tidak sepantasnya dilakukan dengan demikian. Baca juga: Mengenal Kelomang Darat (Land Hermit Crab) Panduan Lengkap, Cara Memelihara Kelomang Darat Cara Melepas Capitan Kelomang Darat Agar kelomang darat melepaskan capitannya, usahakan untuk tidak panik dan tidak menariknya secara paksa. Semakin ditarik, maka semakin kuat capit tersebut menggigiti kulit. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk melepas capitan tersebut: Metode Pertama Letakan tangan atau bagian yang dicapit di permukaan yang datar; misalnya lantai atau permukaan crabitat . Tunggu beberapa saat hingga keloman...

Membudidayakan Kelomang Darat (Umang-umang)

Budi daya kelomang darat, bagaimana caranya? Kelomang darat ( umang-umang ) merupakan hewan kecil bercangkang yang biasanya dijual di sekitar sekolah dasar dan pasar tradisional. Harganya yang relatif murah membuat kelomang darat cepat populer di kalangan anak-anak. Sayangnya, kelomang darat sering kali mati dalam hitungan hari setelah dipelihara. Hal ini disebabkan karena jual beli kelomang darat dilakukan tanpa diimbangi dengan edukasi yang tepat. Jika dibiarkan, tidak akan butuh waktu yang lama untuk membuat kelomang darat terancam dari kepunahan, menghilang dari seluruh kepulauan Indonesia. Baca juga: Mengenal Kelomang Darat (Land Hermit Crab) Panduan Lengkap, Cara Memelihara Kelomang Darat Faktanya, seluruh kelomang yang dijual merupakan hasil tangkapan dari alam liar. Budi daya kelomang atau pengembangbiakannya secara buatan masih sulit untuk dilakukan. Kelomang darat hanya bisa bereproduksi dengan baik di habitatnya, itu pun membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk me...

Mencegah Perebutan Cangkang pada Kelomang Darat

Ada kalanya kelomang berkelahi satu sama lain untuk memperoleh cangkang baru. Terjadinya perebutan tersebut tidak hanya sebatas pada cangkang yang masih kosong saja, cangkang yang masih digunakan oleh seekor kelomang pun menjadi perebutan oleh kelomang lainnya.  Perebutan cangkang biasanya terjadi antara kelomang yang ukuran tubuhnya sama. Ketika kelomang saling bertemu, perebutan cangkang bisa saja terjadi. Salah satu kelomang akan menyerang, dan salah satunya akan bertahan, menarik masuk tubuhnya ke dalam cangkang. Kejadian ini mirip seperti perkelahian, kelomang yang diserang sering kali mengeluarkan suara kerik ( chirping ) saat perebutan berlangsung. Baca juga: Chirping (Suara Kerik) pada Kelomang Darat Kelomang yang memulai perebutan akan menarik paksa kelomang yang bertahan di dalam cangkang incarannya. Jika bersikukuh bertahan, kelomang akan mengalami cacat eksoskeleton akibat serangan tersebut, putusnya kaki dan capit, atau yang terburuk adalah kematian. ...